Sunday, May 8, 2016

Memori Pendek Rakyat Indonesia

Kelemahan rakyat Indonesia secara umum adalah memiliki ingatan jangka panjang yang lemah. Mudah terlena dengan kebaikan temporari, sanggup menderita untuk waktu yang lama. Itulah watak bangsa ini. Sehingga, beberapa oknum selalu memamfaatkan kondisi tersebut untuk keuntungan mereka saja, biasanya politisi.

Friday, May 6, 2016

Listrik Tenaga Matahari, Energi Masa Depan

sumber: http://www.zoelradio.com/2013/03/menghitung-biaya-pemasangan-listrik.html
Berawal dari sebuah obralan ringan dengan dua orang pengajar di jurusan elektro AKN Meulaboh, pak Rial Fauza dan pak Haimi terkait listrik tenaga surya yang sudah mulai menjadi tren dalam beberapa waktu kebelakang dan juga biayanya yang semakin hari semakin murah, karena pemerintah sejak 2012 sampai sekarang secara simultan akan menjadikan matahari sebagai salah satu sumber energi masa depan. Lampu-lampu jalan sudah mulai dipasang menggunakan tenaga surya, dulu tahun 2013, sepanjang jalan ruas Sicincin - Malalak sudah dipasang, meskipun ada beberapa baterainya yang dicuri oleh oknum-oknum yang kelaparan.

Sunday, April 17, 2016

Francesco Totti dan Fahri Hamzah (II)

Hangat sudah bangku cadangan oleh sang Kapten. Roma memang berhasil menang tempur melawan beberapa tim di serie A, kecuali kalah tiga kali kalah melawan tim besar macam Juventus dan Real Madrid di kandang serta laga tandang pada liga Champion. Spalletti nampaknya belum punya strategi yang mantap melawan tim besar, bahkan lawan Inter di kandang pun harus berakhir imbang, setelah terlebih dahulu tertinggal.

Sang kapten yang berkali-kali dicadangkan, akhirnya sempat meradang, karena diklaim sudah uzur dan menghuni bangku tanpa kesempatan muncul jadi cadangan dengan menit yang sepadan. Bahkan rumor mengatakan sang kapten bermain untuk sebuah tim di MLS, sekalipun diberikan jabatan direktur di klub. Keinginan Totti untuk terus bermain dihalangi dengan rumor tidak diperpanjang kontraknya sebagai pemain.

Wednesday, April 13, 2016

Kaderisasi Surau

Dahulu, anak laki-laki Minang, ketika berusia remaja, sudah tak ada tempat lagi tempatnya diatas rumah orang tuanya. Mereka bermalam di surau dan pulang hanya untuk mengisi perut. Di surau mereka belajar ilmu agama dan hakikat, ilmu beladiri, ilmu tentang dunia. Akibatnya, mereka punya daya tahan yang sangat kuat dan memiliki imunitas ideologis yang bagus ketika merantau. Mereka akan lebih fokus dalam menggapai cita-cita. Sebutlah Hatta, Natsir, Hamka, Tan Malaka, dan lainnya, mereka adalah produk kaderisasi surau.

Sunday, April 10, 2016

TNI dan Penggusuran

TNI pada zaman pak Harto memang sampai ketingkat kecamatan. Kadernya dulu bahkan sampai ketingkat RT. TNI pun masuk ke dalam parlemen. Ikut mengatur hajar masyarakat sipil. Bahkan di sidang-sidang, kalau sudah berlarut-larut, biasa dari fraksi militer akan memberikan secarik kertas kepada anggota dewan dari sipil, dan akhirnya, suara pun jadi bulat.